1. Pelindo Properti Indonesia Teken MoU dengan Untag Banyuwangi

Direkur Utama PT. Pelindo Properti Indonesia – Edward Danner Perdamean Napitupulu dan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi – Andang Subaharianto menandatangani Nota Kesepahaman dalam upaya pelaksanaan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kampus Merdeka – Merdeka Belajar bagi mahasiswa Untag Banyuwangi (16/04)

Nota kesepahaman dengan PPI tersebut menambah deretan kerja sama sebagai peluang mahasiswa Untag Banyuwangi melaksanakan program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar (MBKM).

Rektor Untag Banyuwangi mengatakan, Perguruan Tinggi Swasta seperti Untag Banyuwangi harus bersinergi dan membangun kerja sama dengan para pihak, untuk mewujudkan suksesnya pendidikan di tanah air. “Saya yakin PT. Pelindo Properti Indonesia memiliki banyak bidang yang bisa dimanfaatkan, salah satunya sebagai tempat magang bagi mahasiswa Untag Banyuwangi” kata Andang dalam sambutannya.

Andang menambahkan, kebijakan MBKM ini sangat inovatif . Mahasiswa memiliki hak untuk belajar 3 semester di luar program studinya. “Mahasiswa bisa mengambil program magang selama 1 semester (6 bulan) dan setelah selesai magang hasil kerjanya dapat dikonversi dengan mata kuliah di prodinya senilai 20 SKS” tambahnya.

MBKM juga memberi kesempatan pada mahasiswa untuk mendapatkan tambahan keilmuan dari dosen profesional. “Kehadiran dosen-dosen profesional akan membuat perbincangan keilmuan di prodi semakin terupdate dan aktual. Bisa jadi Pak Direktur Utama PPI akan diminta untuk memberikan mata kuliah tertentu” jelas Andang

Andang berharap, selanjutnya kegiatan MoU ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk yang lebih nyata, sehingga Untag Banyuwangi dapat meningkatkan kualitas lulusan yang lebih adaptif sebagai bekal beradaptasi dalam setiap perubahan. “Masih banyak program MBKM yang membutuhkan sinergi dengan lembaga seperti PPI.”ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT. Pelindo Properti Indonesia – Edward Danner Perdamean Napitupulu menyambut baik sinergi dengan Untag Banyuwangi. “Hal ini merupakan kesempatan yang luar biaas bagi PPI karena adanya sinergisitas antara dunia pendidikan dengan kami yang bergerak di bidang industri.” Katanya.

Edward menerangkan, PPI merupakan bagian dari PT. Pelindo III. “PPI berhubungan dengan pelabuhan dengan skala sedikit tapi sangat strategis karena terkait dengan Marina dan pengelolaan asset pelabuhan.” terangnya

Dengan penandatangan MoU tambah Edward, banyak sinergisitas yang bisa dilakukan antara dunia pendidikan dengan dunia industry di PPI. Mulai bidang teknik sipil, industri, ekonomi, hukum, agroteknologi.

“PPI dapat menjadi laboratorium nyata sehingga mahasiswa Untag dapat menggali dan menerapkan ilmunya dan mewujudkan program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar” harapnya

Kebijakan Merdek Belajar – Kampus Merdeka merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

Pertemuan di Auditorium Untag Banyuwangi ini dihadiri oleh Senior Manager Operasi dan Komersial – Mahde Kumar, Manager Area PPI Banyuwangi – Nurilma Septanti, Sekretaris Perusahaan – Luggas Radianto, serta civitas academica Untag Banyuwangi yang meliputi Wakil Rektor, Dekan Fakultas, Ketua Program Studi, Kepala PPPM dan Kepala Pusat Inkubitek.

X