Paduan suara Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi (Untag Banyuwangi) dipercaya untuk mengiringi Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Lapangan Taman Blambangan Banyuwangi (17/8). Dengan menggunakan jas almamater berwarna merah, 50 mahasiswa paduan suara yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Suara Wangi Timur tampil percaya diri. Kesempatan ini tentu saja menjadi kebanggan tersendiri. Pasalnya, UKM milik Untag Banyuwangi ini dalam beberapa kesempatan juga rutin diundang dalam wisuda sekolah pilot Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi (BP3B) di Blimbingsari. Tidak hanya itu, mereka juga dipercaya oleh Gapensi Jawa Timur dalam pembukaan Musyawarah Kerja Daerah. Hal inilah yang membuat paduan suara semakin matang dalam bernyanyi, ditambah latihan rutin bersama pembina UKM Yusmia Widiastuti,S.P.,M.M.

Yusmia mengaku, waktu yang dipersiapkan untuk berlatih dalam upacara ini tidak lama. Tetapi dirinya yakin mahasiswanya mampu melakukan dengan baik. “Paduan suara harus bisa tampil maksimal karena inilah bentuk kepercayaan pemkab pada kami” ujarnya.

Dalam upacara pengibaran bendera dan detik detik proklamasi di Taman Blambangan, Paduan Suara Untag membawakan lima lagu. Hymne Untag dan Mars Untag, Indonesia Pusaka, Maju Tak Gentar, dan Hari Merdeka. Sedangkan pada upacara penurunan bendera sore harinya, UKM Paduan Suara menyanyikan dua lagu nasional Rayuan Pulau Kelapa, Tanah Airku, dan satu lagu daerah Banyuwangi Umbul-umbul Blambangan.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X