Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi meriah dengan kehadiran mahasiswa baru (maba). Mereka akan mengikuti pelaksanaan Orientasi Program Studi dan Pengenalan Kampus (OPSPEK) sejak 20-25 Agustus 2018. Berbeda dari tahun sebelumnya, OPSPEK kali ini dirangkai dengan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Pra Dasar. Sehingga maba akan mengikuti agenda tahunan ini dengan kegiatan lebih padat.

Yusmia Widiastuti, S.P.,M.M selaku Ketua Pelaksana  saat pembukaan OPSPEK dan LKMM 2018 menyampaikan, rangkaian kegiatan tahun ini antara lain pemberian materi tentang Pengenalan Sistem Akademik Untag, Etika Akademik dan Non Akademik, Pengenalan Kelembagaan Untag, Pengenalan Organisasi Intra Kampus, serta materi tentang LKMM.

yusmia widiastuti,SP.MM - Ketua Pelaksana OPSPEK

              yusmia widiastuti,SP.MM – Ketua Pelaksana OPSPEK

Ditambahkan Yusmia, mahasiswa baru di Untag Banyuwangi sebanyak 867 pendaftar. Meningkat 23% dari 2017. Pendaftar dari SBMPTBR meningkat 57% dibanding tahun lalu. Sedangkan jumlah peserta OPSPEK 737, dengan rincian Fakultas Ekonomi 337, Fakultas Hukum 139, Fakultas Teknik 80, Fakultas ISIP 53, Fakultas Pertanian 55, dan Fakultas KIP 71. “Kita patut berbangga dengan besarnya peminatan terhadap Untag. Kelak Untag Banyuwangi akan menjadi salah satu Universitas unggulan di Jawa Timur” harap dosen yang juga menjabat sebagai Kepala PPMB ini.

 

  Drs. Andang Subaharianto, M.Hum – Rektor

Pada kesempatan tersebut, Rektor Untag Banyuwangi – Drs. Andang Subaharianto,M.Hum untuk pertama kalinya berpidato di hadapan maba. Rektor mengawali  dengan pekik Merdeka, yang disambut dengan serempak oleh seluruh maba. Dengan khidmat peserta OPSPEK menyimak rangkaian kalimat yang disampaikan oleh Rektor yang saat itu berada di podium. Rektor mengapresiasi kehadiran maba yang telah memilih Untag Banyuwangi untuk melanjutkan studi. Seluruh program studi di Untag terakreditasi B, begitu juga dengan akreditasi institusinya. “Tidak akan sia-sia jika menjadi lulusan Untag, karena sudah memiliki bekal untuk bersaing di dunia kerja kelak setelah lulus.” ujarnya.

Hal lain yang membanggakan, mahasiswa Untag Banyuwangi juga mampu bersaing dengan mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri / Swasta yang lain. “Tim dari mahasiswa Untag sudah membuktikan mampu mengikuti ajang paling bergengsi di tingkat nasional yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di UNY Yogyakarta 28 Agustus – 2 September mendatang” lanjut Rektor disambut dengan tepuk tangan dari peserta OPSPEK.

Sebelum menutup sambutan dan membuka pelaksanaan OPSPEK 2018 di Untag Banyuwangi. Rektor berpesan pada maba bahwa belajar tidak selalu membaca buku atau di dalam kelas tetapi belajar sesungguhnya adalah ‘memaknai kehidupan’ “Persiapkan dengan sebaik2nya, agar kelak menjadi manusia bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.” tegasnya.

Penyematan atribut opspek oleh Rektor

Pembukaan OPSPEK dan LKMM 2018 ditandai dengan penyematan atribut yaitu topi OPSPEK yang dipasangkan pada perwakilan maba dan diikuti pemakaian topi oleh seluruh peserta OPSPEK. Dengan demikian pelaksanaan OPSPEK resmi dibuka dan akan berlangsung hingga Sabtu (25/08). Pada hari terakhir OPSPEK akan dihadiri oleh Agnes Serfozo, seorang peneliti dan sinden dari Hongaria yang akan memberi materi kebangsaan tentang Mencintai Indonesia dari Sudut Pandang Orang Eropa. Di malam harinya, maba akan mengikuti Malam Inagurasi sebagai penutup OPSPEK Universitas dengan beragam tampilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan bintang tamu artis Banyuwangi Wandra, serta Band Kapok yang personilnya warga binaan Lapas Banyuwangi. (humas45)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X